Marabahan – Ribuan warga dari berbagai daerah tampak memadati area makam dan panggung utama haul ke-11 KH Muhammad Abdussamad. Kondisi ini menciptakan pemandangan lautan manusia yang memenuhi sepanjang jalan utama di Kota Marabahan, Barito Kuala. Selain itu, para jemaah datang dengan penuh semangat untuk mendoakan sosok ulama yang sangat mereka cintai tersebut.
Antusiasme Jemaah yang Tak Terbendung
Pada awalnya, para jemaah sudah mulai berdatangan ke lokasi sejak pagi hari meskipun terik matahari cukup menyengat. Oleh karena itu, panitia pelaksana telah menyiapkan berbagai fasilitas pendukung agar para tamu tetap merasa nyaman selama acara berlangsung. Meskipun jumlah massa sangat besar, namun suasana di lapangan tetap terlihat tertib dan penuh dengan nuansa kekeluargaan.
Kemudian, lantunan selawat dan zikir bersama menggema dengan sangat merdu di seluruh penjuru kota Marabahan. Sebab, kehadiran jemaah tahun ini tercatat jauh lebih banyak jika kita bandingkan dengan pelaksanaan haul pada tahun-tahun sebelumnya. Sehingga, pihak keamanan harus melakukan pengalihan arus lalu lintas untuk menjaga kelancaran mobilitas warga di sekitar lokasi.
Penghormatan Atas Jasa Sang Ulama
Baca juga:Rutan Marabahan Gelar Tes Urine Petugas dan WBP Jelang Ramadan

Selanjutnya, panitia juga menyediakan berbagai konsumsi gratis hasil sumbangan swadaya dari masyarakat setempat. Sebab, warga ingin menunjukkan rasa syukur dan penghormatan mereka kepada tamu-tamu yang datang dari jauh. Oleh sebab itu, semangat gotong royong warga Marabahan menjadi salah satu daya tarik utama yang membuat acara ini selalu berkesan setiap tahunnya.
Saat ini, para tokoh agama dan pejabat daerah juga terlihat hadir di tengah-tengah kerumunan jemaah untuk mengikuti doa bersama. Bahkan, kehadiran mereka memberikan motivasi tambahan bagi masyarakat untuk terus menjaga kerukunan antarumat beragama di Barito Kuala. Sebagai tambahan, panitia berharap agar nilai-nilai kebaikan dari sang ulama tetap menjadi teladan bagi generasi muda di masa depan.
Harapan untuk Berkah dan Persatuan
Sebagai kesimpulan, peringatan haul ke-11 ini sukses menjadi simbol persatuan umat Islam di Kalimantan Selatan. Di sisi lain, pemerintah daerah memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh jemaah yang telah menjaga kebersihan selama acara berlangsung. Akhirnya, kegiatan yang berjalan dengan penuh keberkahan ini berakhir dengan doa penutup yang sangat menyentuh hati para hadirin.
















